Organisasi Teman TNI Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Irjen Rudi Darmoko sebagai Calon Kapolri
![]() |
| Irjen Rudi Darmoko. (dok.ist/Wisnu Jaladrinews.id) |
Jakarta, Jaladrinews.id — Organisasi Teman Tentara yang berasal dari lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Irjen Pol. Rudi Darmoko, yang diketahui merupakan putra dari seorang prajurit TNI. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi yang digelar pada Kamis (29/1/2026).
Perwakilan organisasi Teman TNI, Dede Alma, S.H., M.H., menegaskan bahwa dukungan ini didasarkan pada rekam jejak, dedikasi, serta integritas Irjen Rudi Darmoko selama meniti karier di Kepolisian Republik Indonesia.
“Kami, sebagai Teman TNI, mendukung penuh langkah ini. Anak tentara yang telah meniti karier dengan dedikasi tinggi dan profesionalisme yang teruji layak diberikan kepercayaan untuk memimpin Polri dalam menjaga keamanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Dede Alma.
Lebih lanjut, dukungan tersebut dinilai sebagai cerminan kuatnya sinergi dan soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga persatuan bangsa serta stabilitas nasional. Menurut mereka, hubungan historis dan emosional yang kuat antar kedua institusi menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan keamanan ke depan.
Hal senada disampaikan oleh Iim Iman Firmansyah, yang berharap agar proses pengangkatan calon Kapolri dapat berjalan dengan lancar, objektif, dan menjunjung tinggi prinsip transparansi.
“Harapan kami, proses pengangkatan ini dapat berlangsung secara terbuka dan profesional, melibatkan mekanisme konstitusional melalui DPR, serta menjauhkan diri dari praktik politik identitas yang dapat mencederai persatuan nasional,” ungkapnya.
Dukungan yang diberikan oleh organisasi Teman TNI ini diharapkan dapat menjadi energi positif dalam mendorong pemerintah untuk segera menetapkan pimpinan Polri yang berintegritas, berpengalaman, dan memiliki komitmen kuat terhadap reformasi institusi kepolisian, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
