BREAKING NEWS

Zulhas Ungkap George Soros Sempat Datangi Kantornya dan Tawari Rp 893 Miliar untuk Kelestarian Hutan

Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, (Sindonews)

Jakarta, Jaladrinews.id- Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkap cerita mengenai pertemuannya dengan filantropis asal Amerika Serikat, George Soros, saat dirinya menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada 2009 - 2014.

Zulkifli mengatakan, Soros pernah datang langsung ke kantornya dan membawa dana sekitar US$50 juta atau setara dengan Rp 893 miliar untuk mendukung program pelestarian lingkungan dan menjaga hutan di Indonesia.

“George Soros yang datang ke kantor saya taruh uang US$50 juta, Tapi sampai saya berakhir sebagai Menteri Kehutanan, saya enggak bisa pakai karena syaratnya rumit," ujarnya Zulhas -sapaan akrab Zulkifli Hasan- saat ditemui Di Kantor Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Rabu (12/8/2026), dikutip dari Sindonews.

Lebih lanjut Zulhas menjelaskan, kehadiran BPDLH diharapkan mampu memangkas regulasi agar pendanaan dari luar bisa dengan mudah diterima dan digunakan oleh berbagai daerah sesuai dengan kepentingannya masing-masing. 

BPDLH sendiri merupakan BLU di bawah Kementerian Keuangan yang berfungsi untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan pembiayaan lingkungan hidup dari berbagai sumber, baik dari anggaran negara, pinjaman, maupun dukungan mitra internasional. 

"Jadi lembaga ini dibentuk agar transparan, akuntabel, mendukung pelestarian lingkungan, pengendalian perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Tujuannya itu," jelas Zulhas.

Ia mengaku pendanaan dari George Soros sudah ada sejak ia menjabat sebagai Menteri Kehutanan melalui skema Result-Based Payment (RBP) REDD+. Akan tetapi dana tersebut justru kerap habis hanya untuk agenda-agenda rapat instansi dengan menjadikan alasan pencairan yang sulit.

Tetapi jangan gara-gara cari alasan sulit. Sulitnya sampai hampir enggak bisa jalan. Akhirnya uang kita habis rapat-rapat aja gitu karena sulit dalam pelaksanaannya. 

"Misalnya, nanti rapat lagi di luar negeri mana-mana kita ya bertahun-tahun muter muter muter muter uangnya habis itu," ucap Zulhas. 

"Tentu ini dibentuk agar ini bisa berjalan dengan baik. Zaman saya enggak jalan, saya akui. Sulit sekali karena baru zaman itu. Pertama kali REDD+ itu zaman saya. Itu duitnya juga susah, maka George Soros yang taruh. Tapi saya selesai, tadi masih USD50 juta," tandasnya.

Sumber: Sindonews




Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar