BREAKING NEWS

TNI Bakal Tambah 5 Kodam Baru, DPR: Beri Dampak Ekonomi ke Masyarakat

 

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono

Jakarta, Jaladrinews.id – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyambut positif rencana Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah lima komando daerah militer (Kodam) baru di sejumlah wilayah Indonesia.

Dave menilai penambahan Kodam tersebut merupakan bagian dari strategi TNI dalam memperkuat perlindungan terhadap masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.

“Memang, itu sudah bagian dari grand strategynya, untuk memberikan perlindungan kepada warga Indonesia,” kata Dave di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Menurut Dave, keberadaan Kodam baru tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan. Pembangunan markas maupun berbagai instalasi militer juga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di wilayah setempat.

Ia menjelaskan, kehadiran prajurit di daerah akan meningkatkan kebutuhan terhadap berbagai barang dan jasa sehingga dapat menciptakan efek ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Karena pembangunan Kodam, pembangunan instalasi-instalasi militer itu memberikan juga dampak efek ekonomi kepada masyarakat setempatnya,” ujarnya.

Dave menambahkan, penempatan prajurit di daerah secara tidak langsung akan mendorong aktivitas ekonomi karena kebutuhan sehari-hari para personel dapat dipenuhi dari lingkungan sekitar.

“Nah, jadi itu memberikan domino efek yang tinggi,” sambungnya.

Sebelumnya, TNI mengungkapkan rencana penambahan lima Kodam baru yang ditargetkan dapat diresmikan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

“Rencananya demikian,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (19/9/2026).

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pembentukan Kodam baru merupakan bagian dari penataan organisasi TNI Angkatan Darat.

Menurut Maruli, Kodam memiliki tugas utama dalam bidang teritorial.

Lima wilayah yang direncanakan menjadi lokasi Kodam baru tersebut antara lain Papua Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

“Nanti ada lima yang baru di Flores, Jogja, Malut, dengan satu lagi apa? NTT. NTT, Malut, Jogja, Kepulauan Riau,” ujar Maruli di Lapangan Silang Monas, Sabtu sore.

Rencana penambahan lima Kodam tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi TNI AD yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas teritorial di berbagai wilayah Indonesia.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar