BREAKING NEWS

Mutasi Pangdam Terbaru Oktober 2026, Enam Kodam Baru Resmi Dipimpin Jenderal Bintang Dua

Ilustrasi Prajurit TNI, (Sumber: Antarafoto)

Jaladrinews.id - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali melakukan rotasi sejumlah jabatan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) pada Oktober 2026. Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penataan struktur komando setelah pemerintah meresmikan enam Kodam baru.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut pergantian sejumlah perwira tinggi merupakan hal yang lazim dalam organisasi TNI. Menurutnya, rotasi dilakukan antara lain karena sejumlah pejabat telah menjalankan tugas selama sekitar dua tahun.

Dalam perkembangan terbaru, setidaknya 11 posisi Pangdam mengalami perubahan maupun pengisian baru. Rotasi tersebut mencakup sejumlah Kodam yang telah lama berdiri serta enam Kodam baru yang secara resmi diresmikan Presiden Prabowo Subianto dalam upacara HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, 5 Oktober 2026.

Enam Kodam baru tersebut adalah Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau yang dipimpin Mayjen TNI Rionardo, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Pangdam Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, serta Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua.

Selanjutnya, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara dipimpin Mayjen TNI Nefra Firdaus, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah dipimpin Mayjen TNI Aminton Manurung, dan Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat dipimpin Mayjen TNI Edi Saputra.

Pangdam IV/Diponegoro Berganti

Selain pembentukan enam Kodam baru, rotasi juga terjadi di sejumlah Kodam yang sudah ada. Pangdam IV/Diponegoro berganti dari Mayjen TNI Achiruddin kepada Mayjen TNI Sudaryanto. Kemudian Pangdam XIII/Merdeka berganti dari Mayjen TNI Mirza Agus kepada Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan.

Sementara itu, posisi Pangdam V/Brawijaya beralih dari Mayjen TNI Rudy Saladin kepada Mayjen TNI Piek Budyakto. Untuk Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto selanjutnya digantikan Mayjen TNI Putra Widiastawa. Rotasi juga terjadi pada Kodam Iskandar Muda, dari Mayjen TNI Joko Hadi kepada Brigjen TNI Mahesa Fitradi.

Perubahan struktur tersebut tidak hanya menyangkut pergantian pimpinan. TNI AD juga tengah melakukan pengisian personel dan penataan fasilitas pada enam Kodam baru secara bertahap. Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan pengisian organisasi akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kompetensi personel agar tidak terjadi tumpang tindih tugas.

Penambahan enam Kodam baru merupakan bagian dari restrukturisasi besar TNI pada tahun 2026. Presiden Prabowo meresmikan total 204 satuan baru TNI, yang terdiri dari enam Kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, serta sejumlah satuan baru TNI AL dan TNI AU.

Dengan demikian, mutasi Pangdam pada Oktober 2026 tidak sekadar menjadi agenda rotasi rutin perwira tinggi, tetapi juga menandai babak baru restrukturisasi komando kewilayahan TNI AD. Pengisian enam Kodam baru sekaligus pergantian sejumlah Pangdam di berbagai wilayah diharapkan memperkuat efektivitas komando dan kesiapsiagaan pertahanan di tingkat daerah.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar