BREAKING NEWS

Prabowo Semula Dijadwalkan Pimpin HUT ke-81 TNI di Monas, Agenda Berubah karena Penugasan Bencana

Foto :   Presiden Prabowo Subianto. Source : Kompas.com
Foto :   Presiden Prabowo Subianto. Source : Kompas.com


JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto semula dijadwalkan menjadi inspektur upacara dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang direncanakan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2026.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas pada 19 September 2026. Saat itu, TNI tengah mempersiapkan rangkaian peringatan berskala besar yang akan melibatkan puluhan ribu personel dan menampilkan parade serta defile alutsista.

Namun, rencana tersebut kemudian mengalami perubahan setelah TNI membatalkan puncak peringatan di Monas. Perubahan dilakukan karena sebagian personel TNI masih menjalankan tugas penanganan bencana di sejumlah daerah.

Awalnya Disiapkan di Monas

Dalam rencana awal, upacara HUT ke-81 TNI di Monas akan dipimpin Presiden Prabowo sebagai inspektur upacara.

TNI ketika itu menyiapkan keterlibatan sekitar 51.000 personel dari berbagai matra dan korps. Setelah upacara, rangkaian acara direncanakan dilanjutkan dengan parade dan defile pasukan serta berbagai alat utama sistem senjata atau alutsista.

Persiapan juga mencakup sejumlah atraksi militer dan pameran kemampuan pertahanan. TNI bahkan menyiapkan ratusan alutsista serta kendaraan untuk ditampilkan dalam defile di hadapan Presiden dan masyarakat.

Dalam rencana yang diumumkan sebelumnya, defile akan melibatkan 81 Satuan Setingkat Batalyon (SSB), terdiri atas 51 SSB pasukan TNI dan 30 SSB pasukan non-TNI. Sebanyak 520 unit alutsista dan kendaraan juga disiapkan, termasuk kendaraan antik atau non-TNI.

Agenda Monas Kemudian Dibatalkan

Rencana tersebut tidak lagi dilaksanakan setelah TNI pada 22 September mengumumkan pembatalan puncak HUT ke-81 di Monas.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan bahwa keputusan itu diambil karena banyak prajurit masih mendapat penugasan untuk membantu penanganan bencana.

Dengan perubahan tersebut, agenda sailing pass di Teluk Jakarta yang sebelumnya dijadwalkan pada 4 Oktober juga ditiadakan. Puncak peringatan HUT TNI kemudian dipindahkan ke Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Upacara Digelar Lebih Sederhana

Peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap dirancang dalam format yang lebih sederhana dibandingkan rencana awal di Monas.

Kepala Pusat Pembinaan Mental Mabes TNI sekaligus Ketua Panitia Acara Doa Bersama, Brigjen TNI Chandra Adibrata, menyampaikan bahwa acara utama akan berupa upacara sederhana tanpa parade alutsista.

Menurutnya, penyederhanaan tersebut berkaitan dengan kondisi personel TNI yang masih dikerahkan untuk membantu berbagai penanganan di daerah, termasuk operasi pencarian dan pertolongan serta penanganan bencana.

Presiden Tetap Direncanakan Hadir

Meski lokasi dan skala acara berubah, Presiden Prabowo tetap direncanakan hadir dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, pada 5 Oktober 2026.

Brigjen TNI Chandra Adibrata mengatakan kehadiran Presiden masih menyesuaikan agenda kepala negara. Sementara itu, TNI memastikan peringatan tetap dilaksanakan dengan mengutamakan kekhidmatan meskipun tidak lagi menggunakan format besar seperti yang sebelumnya dirancang di Monas.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI mengalami penyesuaian dari rencana awal. Agenda yang semula dipersiapkan sebagai perayaan besar di pusat Jakarta akhirnya diarahkan menjadi upacara yang lebih sederhana di lingkungan Mabes TNI.

JaladriNews akan terus mengikuti pelaksanaan dan rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar