Polres Tapanuli Tengah Tuai Apresiasi Mahasiswa atas Kinerja Optimal Selama Mudik dan Lebaran 2026
![]() |
| Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sibolga - Tapanuli Tengah (Jakarta), Peri Silaban |
Medan, Jaladrinews.id - Kinerja jajaran Polres Tapanuli Tengah selama periode mudik Lebaran hingga pasca perayaan Hari Raya Idulfitri 2026 menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa. Dedikasi dan kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas dinilai berhasil menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Tapanuli Tengah.
Sejak dimulainya arus mudik, Polres Tapanuli Tengah menunjukkan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Berbagai langkah strategis dilakukan, seperti pendirian pos pengamanan dan pos pelayanan, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, serta patroli rutin guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Sibolga - Tapanuli Tengah (Jakarta), Peri Silaban, menyampaikan bahwa upaya tersebut terbukti efektif. Ia menilai arus kendaraan selama mudik dan arus balik terpantau relatif lancar, dengan angka kecelakaan lalu lintas yang berhasil ditekan secara signifikan. Selain itu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Lebaran juga berlangsung aman dan terkendali.
Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, Polres Tapanuli Tengah di bawah pimpinan Kapolres AKBP Muhammad Alan Haikel juga mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan yang responsif dan komunikatif memberikan rasa nyaman bagi para pemudik maupun warga setempat. Bantuan kepada pengguna jalan yang mengalami kendala menjadi bukti nyata kepedulian aparat terhadap masyarakat.
Memasuki masa pasca-Lebaran, Polres Tapanuli Tengah tetap menjaga intensitas pengamanan guna memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal tanpa gangguan berarti. Hal ini menunjukkan konsistensi aparat dalam menjaga stabilitas keamanan, tidak hanya saat puncak perayaan tetapi juga setelahnya.
Himpunan Mahasiswa Sibolga–Tapanuli Tengah (Jakarta) menilai kehadiran polisi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat melalui pendekatan yang humanis.
Mereka berharap kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal di masa mendatang.
