Prabowo Luncurkan Paket Reformasi Birokrasi Jilid II
0 menit baca
Presiden Prabowo Subianto (Ist).
Jakarta, Jaladrinews.id - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Paket Reformasi Birokrasi Jilid II pada awal 2026 di Istana Negara. Program ini menjadi kelanjutan agenda penataan pemerintahan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan publik di seluruh kementerian dan lembaga.
Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya memangkas rantai perizinan yang dinilai masih berbelit-belit. Digitalisasi sistem administrasi pemerintahan juga menjadi fokus utama agar pelayanan publik dapat diakses cepat dan merata hingga daerah terpencil.
Pemerintah menargetkan reformasi ini mampu menekan biaya ekonomi tinggi serta mempercepat realisasi investasi. Beberapa kementerian strategis, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Investasi, dan Kementerian PAN-RB, ditugaskan sebagai motor penggerak.
Di parlemen, kebijakan tersebut mendapat dukungan mayoritas fraksi. Namun, sejumlah anggota DPR mengingatkan agar reformasi tidak berhenti pada regulasi, melainkan menyentuh perubahan budaya kerja birokrasi.
Pengamat menilai keberhasilan Paket Reformasi Birokrasi Jilid II akan menjadi salah satu tolok ukur utama kinerja pemerintahan Prabowo di periode awal, sekaligus menentukan daya saing Indonesia di tingkat global.